PENGKAJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ANGKAK DENGAN METODE DPPH MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

No: 135 Angkak adalah hasil fermentasi beras putih dengan kapang Monascus purpureus. Angkak dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol darah, demam berdarah, juga dapat digunakan sebagai antioksidan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan yang terdapat pada ekstrak angkak dengan menggunakan pelarut etanol 75%, diklorometan dan n-heksan. Ekstraksi angkak dilakukan dengan cara refluks menggunakan pelarut etanol 75%. Masing — masing ekstrak dipartisi dengan diklorometan dan n-heksan. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol 75%, diklorometana dan n-heksan angkak dengan metode DPPH pengukuran menggunakan Spektrofotometri UV — VIS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 75%, diklorometan dan n-heksan angkak memiliki aktivitas antioksidan. Nilai ICso yang terbaik terdapat pada ekstrak etanol 75% batch 2 yaitu sebesar 91,2197 ppm. Hasil pengukuran ekstrak angkak dengan KCKT dari ketiga sampel menunjukkan kadar statin tertinggi adalah pada ekstrak etanol. Ekstrak etanol menggandung senyawa atorvastatin sebesar 8,03 6% dan senyawa simvastatin sebesar 0,004%.