PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL ANGKAK TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN TRIGLISERIDA PADA TIKUS PUTIH GALUR Sprague dawley

No: 145 Secara global, penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu. Setiap tahun lebih banyak orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan penyakit lainnya. Penyakit kardiovaskular erat hubungannya dengan kolesterol. Masyarakat cenderung menganggap bahwa kolesterol merupakan hal yang buruk, jahat, dan tidak bermanfaat bagi kesehatan. Pada kasus tertentu dibutuhkan obat penurun kolesterol dan trigliserida. obat yang paling sering digunakan adalah obat golongan statin. angkak adalah hasil fermentasi beras dengan menggunakan kapang Monascus purpureus. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Tisnadjaja di Puslit Bioteknologi LIPI, angkak menghasilkan metabolit sekunder berupa lovastatin, atorvastatin, mevastatin, dan simvastatin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efek ekstrak etanol angkak dalam menurunkan kadar kolesterol darah dibandingkan dengan obat antikolesterol golongan statin. Penelitian ini dilakukan secara in vivo pada tikus putih yang dikondisikan menderita hiperlipidemia dan kemudian diberikan ekstrak etanol angkak dan pembanding simvastatin selama 8 minggu. Ekstrak etanol angkak dapat menurunkan kolesterol total sampai 10.14% dalam 2 minggu dan trigliserida dapat diturunkan sampai 12,47% dalam 4 minggu.