ISOLASI METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK N-HEKSAN DAUN KAYU SINA (Phyllocladus hypophyllus (J.) Hooker) SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli

No: 167 Kayu Sina (Phyllocladus hypophyllus) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan diantaranya untuk penanganan disentri, hepatitis, dan penyakit kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiapakah pada ekstrak daun Kayu Sina terdapat senyawa aktif sebagai antibakteri serta menentukan besarnya aktivitas antibakteri yang dilihat dari nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) senyawa tersebut. Ekstraksi daun Kayu Sina dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut n-heksan, dan diperoleh ekstrak pekat sebanyak 18,195 gram. Ekstrak n-heksan dipartisi dengan pelarut n-heksan dan methanol hingga dihasilkan 2 fraksi yaitu fraksi n-heksan sebanyak 10,6332 gram dan fraksi methanol sebanyak 7,5618 gram. Isolasi senyawa metabolit dilakukan pada fraksi n-heksan dengan metode kromatografi kolom silica gel, diperoleh senyawa murni F.5.1.5. dalam penentuan KHM pada F.5.1.5 digunakan metode mikrodilusi dengan control positif kloramfenikol. Nilai KHM terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dari F.5.1.5 sebesar 16 µg/mL lebih besar dari kloramfenikol yang nilaianya sebesar 8 µg/mL