PERBANDINGAN DURASI RAWAT PADA PENDERITA DIARE ANAK YANG MENGGUNAKAN TERAPI Zn DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN TERAPI Zn YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT SALAK BOGOR PERIODE 1 JANUARI 2012 SAMPAI DENGAN 31 DDESEMBER 2012

No: 171 Diare akut yang tidak ditangani denganh tepat dapat berakibat penderita jatuh pada keadaan diare kronik, kondisi ini menyebabkan terjadinya kerusakan mukosa usus. Seng merupakan mikronutrien yang mempunyai fungsi antara lain berperan penting dalam proses pertumbuhan dan diferensiasi sel, sintesis DNA serta menjaga stabilitas dinding sel. Tujuan penelitian membandingkan durasi perawatan pasien anak diare yang diberi sediaan seng dengan yang tidak diberi sediaan seng. Metodologi yang dipilih rancangan studi potong lintang (cross sectional). Penelitian dengan cara retrospektif dengan rancangan analisis deskriptif dan analisis Anova. Total pasien 927, pasien yang memenuhi kriteria inklusi 47 pasien, jeniskelmin laki-laki 36 orang (77%), jenis kelamin perempuan 1 orang (23%). Antibiotik yang digunakan meliputi golongan sefalosporin 61%, penisilin 3,60%, kotrimoksazol 35,40%. Yang menggunakan terapi Zn 12 orang (26%), dan yang tidak menggunakan terapi Zn 35 orang (74%). Rata-rata lama rawat 3,08 hari pada kelompok dengan menggunakan terapi Zn, rata-rata lama rawat yang terendah 2,86 hari pada kelompok tanpa menggunakan terapi Zn. Hasil uji Anova menunjukkan tidak terdapat perbedaan lama rawat untuk pasien diare anak yang menggunakan terapi Zn dengan yang tidak menggunakan terapi Zn