ISOLASI MIKROBA ENDOFIT DARI TANAMAN SUKUN (Artocarpus altilis) SEBAGAI ANTIMIKROBA TERHADAP Escherichia coli dan Salmonella typhimurium

No: 175 Sukun sangat potensial untuk dikembangkan menjadi obat pencegah berbagai penyakit. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mikroba endofit yang hidup dalam jaringan tanaman mampu menghasilkan senyawa bioaktif yang berkhasiat sebgai antimikroba, antihipertensi, asam ureat, antirematik, antikolesterol, antidiabetes, antiinflamasi dan antikanker. Tanaman sukun diketahui mempunyai kandungn polifenol, asam hidrosianat, kalium, asetilkolin, tanin, flavonoid, riboflavin, saponin dan phenol . tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendapatkan mikroba endofit dari tanaman sukun yang mampu menghasilkan senyawa antimikroba Escherchia coli dan Salmonella typhimurium dilakukan dengan metode Diffusion Agar Plate Method. Sedangkan analisa senyawa antimikroba dilakukan dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Kromatografi cair Kinerja Tinggi (KCKT) yang dibandingkan dengan antibiotic standar eritromisin dan cotrimoxazol. Hasil isolasi dari tanaman sukun diperoleh 52 isolat bakteri endofit, diantaranya yaitu BTTB 2.1, mampu tumbuh dalam medium yang mengadung Escherchia coli dan Salmonella typhimurium. Hasil analisa menggunakan KLT fraksi-fraksi ekstrak klorofom bakteri endofit BTTB 2.1 mempunyai kisaran nilai Rf yang lebih tinggi dari nilai Rf kedua antibiotik standar eritromisin (0,74) dan cotrimoxazol (0,83) yakni fraksi CI (0,87) dan fraksi CII (0,76), sementara hasil analisis menggunakan KCKT menunjukkan bahwa senyawa antimikroba yang dihasilkan bakteri endofit mempunyai nilai Rt pada Fraksi CI (6,408) dan Fraksi CII (6,517), sedangkan eritromisin (6,350) dan cotrimoxazol (6,400)