PROFIL KESESUAIAN PENGOBATAN DISPEPSIA TERHADAP FORMULARIUM PASIEN RAWAT JALAN RSUD CIAWI KABUPATEN BOGOR PERIODE APRIL-JUNI 2015

No: 233 Dispepsia merupakan kumpulan keluhan atau gejala klinis yang terdiri dari rasa sakit perut bagian atas yang menetap atau bisa terjadi kapan saja, dan disebut juga kumpulan sindrom yang terdiri dari nyeri ulu hati, mual, kembung, muntah, rasa penuh atau cepat kenyang, dan sendawa. Serta merupakan keluhan umum yang dalam waktu tertentu dapat dialami oleh seseorang.Dan formularium merupakan himpunan daftar obat yang disetujui Komite Farmasi dan Terapi (KFT) untuk digunakan di rumah sakit dan di revisi pada setiap batas waktu yang ditentukan.Dalam pelaksanaanya penulisan resep terhadap formularium dapat menimbulkan masalah-masalah yang berhubungan dengan kesesuaian penulisan resep terhadap formularium.Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar kesesuaian penulisan resep dokter pada penyakit dispepsia di poli iternis tehadap formularium RSUD Ciawi Kabupaten Bogor selama periode April-Juni 2015.Kesesuaian dapat diketahui dengan melihat data pada rekam medik. Data dikumpulkan dengan cara retrospektif kemudian dianalisis secara deskriptif non analitik. Data yang diteliti sebanyak 100 sampel.Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut pasien dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 36% dan pasien perempuan 64%. Berdasarkan usia, 16-25 tahun 13%, 26-35 tahun 17%, 35-45 tahun 27%, dan >45 tahun 43%. Kesesuaian pengobatan terhadap formularium 87,60%, Ketidaksesuaian pengobatan terhadap formularium 12,40%. Terdapat ketidaksesuaian obat-obat yang diresepkan dengan formularium pada pasien rawat jalan poli internis di RSUD Ciawi Kabupaten Bogor.