UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT BUAH ANDALIMAN (Zanthoxylum acanthopodium DC) DAN VCO (Virgin Coconut Oil) TERHADAP Eschjerichia coli dan Staphylococcus aureus

No: 242 Sebagian besar obat-obatan yang digunakan oleh masyarakat Indonesia berasal dari tumbuhan. Senyawa alam hasil isolasi dari tumbuhan digunakan untuk mengobati penyakit atau infeksi yang disebabkan oleh bakteri E.coli dan S.aureus. Buah dan biji andaliman diduga mengandung senyawa antibakteri. VCO merupakan minyak kelapa yang diolah dari daging buah kelapa. VCO mengandung asam laurat yang bersifat antibakteri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari campuran ekstrak etil asetat buah Andaliman dan VCO terhadap bakteri E.coli dan S.aureus. Bahan uji ekstrak andaliman dan VCO, dilakukan pengujian aktivitas antibakteri, yaitu difusi agar, pada ekstrak andaliman terhadap E.coli dengan zona bening 6,15 mm, S.aureus dengan zona bening 13,1 mm. VCO terhadap E.coli dan S.aureus tidak terbentuk zona bening. Pada metode kolorimetri MTT, hasil nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) ekstrak andaliman terhadap E.coli adalah 8192 �g/ml, S.aureus nilai KHM 2048 �g/ml. Sampai konsentrasi 8192 �g/ml VCO tidak ditemukan nilai KHM. Pengujian campuran ekstrak andaliman dan VCO terhadap S.aureus berhasil memiliki aktivitas antibakteri yang mengakibatkan kematian pada bakteri S.aureus. Kerusakan membran sel S.aureus dapat diamati dengan adanya kebocoran ion K+ dan Na+ menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil ekstrak andaliman, campuran VCO dan ekstrak buah andaliman dapat mengakibatkan kebocoran ion K+ dan Na+.