AKTIVITAS EKSTRAK AIR DAN ETANOL DAUN SIMPUR (Dillenia suffruticosa (Griff.) Martelli) TERHADAP ENZIM α-GLUKOSIDASE

No: 393 Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia. Mekanisme obat hipoglikemik oral antara lain melalui perangsangan sekresi insulin, sensitiser insulin dan penghambatan aktivitas enzim α-glukosidase. Dillenia suffruticosa (Griff.) Martelli yang dikenal dengan nama daun simpur adalah tanaman obat yang telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas ekstrak air dan etanol dari daun simpur terhadap aktivitas inhibisi enzim α-glukosidase dengan glucobay (akarbosa) 1% sebagai kontrol positif serta melakukan uji fitokimia dari kedua ekstrak tersebut. Daun simpur diekstraksi menggunakan pelarut air dan etanol 70% dengan metode maserasi. Selanjutnya dilakukan uji inhibisi aktivitas enzim α-glukosidase. Masing-masing ekstrak air dan etanol daun simpur dibuat dalam konsentrasi 1%, 1,5% dan 2%. Hasil penelitian menunjukkan senyawa aktif yang teridentifikasi dalam ekstrak air dan etanol adalah flavonoid, saponin dan tanin. Ekstrak air pada konsentrasi 1%, 1,5% dan 2% memiliki daya inhibisi berturutturut sebesar 1,49%, 2,76% dan 3,91%. Ekstrak etanol pada konsentrasi 1%, 1,5% dan 2% memiliki daya inhibisi berturut-turut sebesar 92,1%, 98,1% dan 118,3%. Sedangkan daya inhibisi enzim α-glukosidase dari glucobay (akarbosa) 1% adalah sebesar 99,5%. Daya inhibisi enzim α-glukosidase optimum berada pada ekstrak etanol 70% dengan konsentrasi 1,5% yang tidak berbeda nyata dengan daya inhibisi glucobay (akarbosa) 1%.