UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK ETANOL 96%, FRAKSI AIR, ETIL ASETAT DAN n-HEKSAN DAUN KECAPI (Sandoricum koetjape Merr.) TERHADAP Trichopyton rubrum

No: 398 Trichophyton rubrum merupakan jamur penyebab penyakit kulit seperti Tinea cruris, Tinea pedis, Tinea corporis, dan Tinea unguium. Daun kecapi dapat digunakan sebagai bahan alami untuk pengobatan secara tradisional untuk penyakit kulit. Pada penelitian ini, ekstrak daun kecapi diekstraksi dengan etanol 96% lalu difraksinasi dengan pelarut air, etil asetat, dan n-heksan kemudian diuji aktivitasnya terhadap jamur Trychopyton rubrum dengan berbagai konsentrasi ekstrak yaitu 20%, 40%, dan 60%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun kecapi memiliki diameter hambat pada konsentrasi 20%, 40% dan 60% adalah sebesar 9,85 mm, 10,37 mm dan 11,49 mm. Fraksi n-heksan pada konsentrasi 20%, 40% dan 60% adalah sebesar 7,03 mm, 7,82 mm dan 8,03 mm. Fraksi etil asetat 20%, 40% dan 60% adalah sebesar 7,01 mm, 7,53 mm dan 8,38 mm. Fraksi air 20%, 40% dan 60% adalah sebesar 8,57 mm, 9,79 mm dan 10,07 mm