SELEKSI BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) SEBAGAI KANDIDAT PROBIOTIK DARI MAKANAN FERMENTASI ASAL BALI SECARA IN VITRO

No: 399 Probiotik merupakan organisme hidup yang dapat memberikan efek menguntungkan terhadap kesehatan inangnya jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Banyaknya manfaat probiotik untuk kesehatan, telah mendorong pencarian strain BAL dari sumber alami seperti dari makanan fermentasi. Penelitian ini bertujuan mendapatkan strain Bakteri Asam Laktat (BAL) yang berpotensi sebagai kandidat probiotik dari makanan fermentasi asal Bali secara in vitro. Sebanyak 31 strain BAL asal makanan fermentasi Bali diuji antimikroba kemudian diuji ketahanannya terhadap garam empedu konsentrasi 0,1%, 0,2%, 0,3% dan 0,4%. Strain yang dapat bertahan terhadap garam empedu konsentrasi 0,3% diuji ketahanannya terhadap pH rendah (2,0 dan 2,5), uji antimikroba, serta uji Simulated Gastric Juice (SGJ) dan Simulated Intestinal Juice (SIJ). Hasil penelitian menunjukkan 8 strain (Su-ls13, Su-ls14, Su-ls15, Su-ls16, Su-ls21, Suls22, Su-ls24 dan Su-ls29) dapat bertahan terhadap garam empedu konsentrasi 0,3% dan pH rendah (pH 2,5). Strain yang memiliki aktivitas antimikroba paling tinggi adalah Su-ls22 dan Su-ls29. Strain Su-ls22 tidak digunakan sebagai kandidat probiotik karena tidak tahan terhadap Simulated Intestinal Juice (SIJ). Strain yang tahan terhadap Simulated Gastric Juice (SGJ) dan Simulated Intestinal Juice (SIJ) adalah Su-ls16 dan Su-ls29. Strain Su-ls16 dan Su-ls29 dipilih dan diperbanyak dalam media produksi. Di dalam media produksi, Su-ls16 mampu tumbuh dengan baik sebanyak 1,4x109 CFU/g sedangkan Su-ls29 sebanyak 2,0x109 CFU/g. Kedua strain tersebut memenuhi kriteria sebagai kandidat probiotik karena mempunyai aktivitas antimikroba, tahan terhadap pH rendah, garam empedu, SGJ dan SIJ.