Aktivitas Fraksi n-Heksana, Etil Asetat, dan Air dari Ekrak Etanol 96% Daun Landep (Barleria pronitis L.) terhadap penurunan kadar asam urat darah tikus putih jantan

No. 409 Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional hiperurisemia adalah daun landep (Barleria prionitis L.). Daun landep mengandung flavonoid dan alkaloid yang dapat berkhasiat sebagai antihiperurisemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperurisemia fraksi n-heksan, etil asetat, dan air dari ekstrak etanol 96% daun landep tehadap penurunan kadar asam urat darah tikus putih jantan hiperurisemia yang diinduksi jus hati ayam. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan galur Spargue Dawley dengan umur 3-4 bulan, berat badan 150-200 g. Hewan uji dibagi menjadi 11 kelompok yaitu kelompok I (kontrol negatif) diberi Na-CMC 0,5%, kelompok II (kontrol positif) diberi allopurinol, kelompok III dosis 250 mg/kg BB, kelompok IV dosis 375 mg/kg BB, kelompok V dosis 500 mg/kg BB masingmasing diberi fraksi ekstrak n-heksan, kelompok VI dosis 250 mg/kg BB, kelompok VII dosis 375 mg/kg BB, kelompok VIII dosis 500 mg/kg BB masing-masing diberi fraksi ekstrak etil asetat, kelompok IX dosis 250 mg/kg BB, kelompok X dosis 375 mg/kg BB, kelompok XI dosis 500 mg/kg BB masing-masing diberi fraksi ekstrak air, dan semua kelompok sebelumnya diinduksi jus hati ayam. Penurunan kadar asam urat ditetapkan setelah hari ke-21 dengan alat strip tes asam urat Easy touch® GCU Multi Function Monitoring System (Analyzer). Kadar asam urat setiap kelompok dianalisis dengan menggunakan uji statistik FRAL (Faktorial Rancangan Acak Lengkap). Hasil penelitian ini menunjukan penurunan kadar asam urat yang terbaik diperoleh pada pemberian fraksi etil asetat dari ekstrak etanol dosis 375 mg/kg BB dengan penurunan sebesar 2,5 mg/dL tidak berbeda nyata dengan pembanding (allopurinol) terjadi penurunan sebesar 2,7 mg/dL.