Analisa efektivitas penggunaan antibiotik seftriakson dan sefotaksim pada demam tifoid anak rawat inap di rumah sakit kesdam TK IV Cijantung periode agustus-desember 2017

No. 458 Antibiotik memiliki peran penting dalam pengobatan demam tifoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang lebih efektif dalam penggunaan antibiotik Seftriakson dan Sefotaksim pada pasien demam tifoid anak rawat inap di Rumah Sakit Kesdam Tk IV Cijantung periode Agustus – Desember 2017. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen yang bersifat deskriptif dan menggunakan metode Cross Sectional terhadap data sekunder dari rekam medis pasien, pengambilan data secara Retrospektif melalui rekam medis dari April – September 2018. Pencatatan yang dilakukan meliputi karakteristik pasien (Jenis kelamin dan Umur ), data penggunaan obat (Seftriakson dan Sefotaksim), Nilai leukosit awal dan akhir, gejala klinis awal dan akhir. Hasil penelitan menunjukkan bahwa secara statistik Seftriakson lebih efektif dibandingkan dengan Sefotaksim dengan p< 0,05 dengan nilai signifikasi 0,044 dan hasil presentase kesembuhan pada pasien yang menggunakan Seftriakson 96,7% dan yang menggunakan Sefotaksim 80,0%. Dapat disimpulkan bahwa Seftriakson lebih efektif dibandingan dengan Sefotaksim.