Uji efektifitas minyak atsiri daun jeruk purut (Citrus hystrix C.) dalam sediaan gel sabun cair untuk menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus

No. 467 Telah dilakukan uji daya antibakteri gel sabun cair dari minyak atsiri daun jeruk purut (Citrus hystrix D C.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui minyak atsiri daun jeruk purut dalam sediaan gel sabun cair dapat memberikan efektifitas antibakteri dengan metode cakram. Pengujian minyak atsiri dilakukan dengan uji analisis kualitatif yaitu warna bening kekuningan, nilai pH 4, indeks bias 1,337, viskositas 0,68 cps, bobot jenis 0,85 g/ml dan analisis kuantitatif menggunakan metode GC-MS untuk menganalisis senyawa minyak atsiriyang terkandung didalamnya. Pengambilan minyak atsiri dari daun jeruk purut segar dilakukan dengan proses destilasi uap. Rendemen minyak atsiri yang dihasilkan sebesar 0,91%. Konsentrasi minyak atsiri yang digunakan pada formula gel sabun cair yaitu 1%, 2% dan 3%. Berdasarkan hasil analisis GC-MS kandungan senyawa citronellal yaitu sebesar 55,42% dan hasil penelitian minyak atsiri daun jeruk purut dalam sediaan gel sabun cair mempunyai mutu fisik yang baik. Hasil efektifitas antibakteri pada konsentrasi 1%, 2%, 3% sebelum uji cycling test mempunyai diameter zona hambat sebesar 9,86 mm, 10,53 mm, 12,23 mm dan sesudah uji cycling test mempunyai diameter zona hambat sebesar 10,03 mm, 10,30 mm, 12,13 mm. Semakin tinggi konsentrasi minyak atsiri daun jeruk purut yang digunakan maka semakin tinggi diameter zona hambat.