Hubungan tingkat pengetahuan pasien terhadap kepatuhan penggunaan obat tuberkulosis di puskesmas Leuwiliang periode Oktober 2016- April 2017

No. 471 Kepatuhan pasien dalam melakukan pengobatan merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam keberhasilan terapi, namun kepatuhan untuk melakukan pengobatan oleh pasien sering kali rendah, termasuk pada pengobatan tuberkulosis (TB) paru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan, mengetahui tingkat kepatuhan dan mengetahui hubungan pengetahuan pasien tentang tuberkulosis paru dengan kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Leuwiliang. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observasional (non eksperimen) deskriptif analitik. Pengambilan data melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner dengan metode total sampling. Jumlah sampel yang diambil adalah 56 pasien tuberkulosis yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil, bahwa 51 responden (91,10%) memiliki pengetahuan dengan kategori tinggi dan 5 responden (8,90%) memiliki pengetahuan kategori sedang. Kemudian 32 responden (57,10%) dinyatakan patuh dan 24 responden (42, 90%) tidak patuh. Dan hasil menunjukan bahwa, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan pasien tentang tuberkulosis paru dengan tingkat kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru.