uji aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol herba anting-anting (Acalypha indica L.) terhadap tikus putih jantan galur sprague dawley

No. 474 Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah herba anting-anting (Acalypha indica L.). Herba anting-anting mengandung flavonoid yang berkhasiat sebagai antiinflamasi (Narayana et al., 2001). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol 70% tanaman anting-anting terhadap penurunan udema kaki tikus putih jantan yang diinduksi dengan karagenan. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan galur sprague dawley dengan umur 3-4 bulan, berat badan rata-rata 200 g. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok I (kontrol negatif) diberi Na-CMC 1%, kelompok II (kontrol positif) diberi natrium diklofenak, kelompok III dosis 200 mg/kg BB, kelompok IV dosis 300 mg/kg BB dan kelompok V dosis 400 mg/kg BB. Pengukuran volume udem diukur dengan menggunakan air raksa dan jangka sorong kemudian diukur pada jam ke-1 sampai jam ke-12. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada dosis 400 mg/kg BB memiliki persentase terbaik dan mendekati dengan kelompok kontrol positif (natrium diklofenak).