Evaluasi peresepan obat pada pasien ISPA rawat jalan di klinik medistira 2 Cicadas gunung putri Bogor periode Oktober-Desember 2016

No. 475 Evaluasi penggunaan obat adalah suatu proses jaminan mutu yang dilakukan secara terus menerus, terstruktur dan diakui secara organisatoris yang ditujukan untuk memastikan bahwa obat yang digunakan secara tepat, aman, dan efektif. Penggunaan obat yang tidak rasional menyebabkan kesalahan penggunaan obat berupa efek samping, biaya yang mahal, resistensi kuman terhadap antibiotik dan mutu pelayanan. Masalah-masalah yang terkait dalam penggunaan obat yang tidak rasional diantaranya peresepan berlebih, peresepan kurang, peresepan majemuk dan peresepan salah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peresepan obat yang tidak rasional pada pasien ISPA rawat jalan di Klinik Medistira 2 pada periode Oktober 2016 - Desember 2016. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dan hasil penelitian dari 205 sampel resep yang memenuhi kriteria inklusi menunjukan 72 resep rasional dan 133 resep tidak rasional. Dari hasil penelitian didapatkan resep yang tidak rasional antara lain, peresepan berlebih 73 (35,6%), peresepan salah 34 (16,6%), peresepan kurang 15 (7,3%) dan peresepan majemuk 11 (5,3%).