Toksisitas Ekstrak kulit kopi arabika (coffee arabica) dengan metode brine shrimp lethality test

No. 486 Kulit kopi Arabika merupakan bahan tidak terpakai (limbah) dari hasil pengolahan biji kopi. Kulit kopi mengandung senyawa bahan alam seperti antosianin, polifenol, betakaroten, dan vitamin C. Senyawa polifenol diketahui berpotensi sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan toksisitas dari ekstrak n-heksana, etil asetat, etanol 70%, dan akuades dari kulit kopi Arabika (Coffea arabica) dengan metode BSLT. Proses ekstraksi kulit kopi arabika dilakukan dengan cara maserasi. Metode toksisitas yang digunakan adalah Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan hewan uji Artemia salina L. Parameter yang diukur adalah nilai lethal concentration (LC50). Ekstrak n-heksana, etil asetat, etanol 70%, dan akuades dari kulit kopi Arabika (Coffea arabica) memiliki efek toksik terhadap Artemia salina L. Nilai LC5 dari ekstrak n-heksana, etil asetat, etanol 70% dan akuades masing-masing sebesar 132 ppm (sangat toksik), 166 ppm (sangat toksik), 309 ppm (toksik), dan 708 ppm (toksik sedang). Ekstrak n-heksana kulit kopi memberikan efek toksik yang paling tinggi dengan komponen kimia yang terkandung yaitu alkaloid dan triterpenoid.