Profil Penggunaan dan potensi interaksi obat anti nyeri pada pasien rawat jalan dengan gangguan lambung ( dispepsia) di KPPRJ Annisa Dua Kota Depok

No. 530 Dispepsia merupakan keluhan klinis yang sering dijumpai dalam praktik klinis sehari-hari. Banyak penderita dispepsia yang juga mengalami keluhan nyeri seperti nyeri kepala, nyeri sendi, bahkan nyeri gigi. Maka penggunaan obat-obat lambung pada penderita dispepsia seringkali dibarengi dengan pengunaan obat antinyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan dan potensi interaksi obat anti nyeri pada pasien rawat jalan dengan gangguan lambung (dispepsia) di KPRJ ANNISA DUA Kota Depok. Penelitian ini bersifat deskriptif. Penelitian terhadap 100 pasien. Proporsi tertinggi penderita dispepsia adalah kelompok umur 36-45 tahun (29,0%), jenis kelamin perempuan (67,0%), tingkat pendidikan SMA (66,0%), pekerjaan ibu rumah tangga (54,0%), klasifikasi interaksi potensial (75,0%) dan interaksi aktual (25%), tingkat keparahan interaksi minor pada ranitidin + natrium diklofenak (64.16%).