AKTIVITAS TABIR SURYA DARI KOMBINASI EKSTRAK TANAMAN SERAI WANGI (Cymbopogon nardus L.) DAN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) SECARA IN VITRO

No. 541 Senyawa Tabir surya merupakan zat yang megandung bahan pelindung kulit terhadap sinar matahari sehingga sinar UV tidak dapat memasuki kulit, tabir surya alami yaitu tanaman yang banyak mengandung senyawa fenolik diantaranya Tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dan daun sirih hijau (Piper betle L.) mengandung senyawa antioksidan golongan flavonoid yang memiliki aktivitas fotoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF) dari ekstrak Tanaman serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dan daun sirih hijau (Piper betle L.) secara tunggal maupun kombinasi, masing-masing ekstrak dilarutkan dengan etanol 70% dalam 5 konsentrasi dengan metode spektrofotometri. Hasil nilai SPF menunjukkan bahwa ekstrak tanaman serai wangi dengan konsentrasi 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm dan 250 ppm, Berdasarkan European Comission harga SPF pada ke-5 konsentrasi ekstrak tanaman serai wangi tersebut termasuk ke dalam kategori pelindungan minimal, dan untuk ekstrak daun sirih hijau berdasarkan nilai SPFnya konsentrasi 50 ppm,100 ppm, dan 150 ppm termasuk kedalam kategori perlindungan minimal sedangkan untuk konsentrasi 200 dan 250 ppm dikategorikan mempunyai pelindungan sedang, Dan untuk kombinasi ekstrak dengan perbandingan 1:3 mempunyai aktivitas tabir surya yang paling tinggi dengan nilai SPF sebesar 38,547.