EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DAN ANALISIS BIAYA PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RAWAT INAP KLINIK INSANI PERIODE OKTOBER-DESEMBER 2018

No. 552 Penyakit Demam Tifoid merupakan penyakit infeksi yang bersifat endemik dan merupakan salah satu penyakit menular yang tersebar hampir di sebagian besar Negara berkembang termasuk Indonesia dan menjadi masalah yang sangat penting. Antibiotik merupakan suatu kelompok obat yang paling sering digunakan untuk menyembuhkan penyakit infeksi.Biaya pelayanan kesehatan khususnya biaya obat telah meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik serta biaya dan faktor – faktor yang mempengaruhi total biaya rawat inap pada pasien demam tifoid di klinik . Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan pengambilan data secara retrospektif. Pengambilan data melalui data rekam medik dan catatan keuangan pasien yang terdiagnosa demam tifoid. Hasil penggunaan antibiotik dihitung sebagai Defined Daily Dose (DDD)/100 patient-day,kemudian biaya yang dikeluarkan dianalisa.hasil penelitian menunjukan bahwa antibiotik yang paling banyak di gunakan adaalah ceftriaxone dengan nilai DDD 87,61. Total biaya rata-rata yang dikeluarkan pasien rawat inap sebesar Rp 1,863,222 dan umur (p value 0,001),kelas perawatan (p value 0,000) serta jenis antibiotik (p value 0,003) termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi total biaya rawat inap,karena p value > 0,005 sedangkan jenis kelamin (p value 0,008) tidak termasuk faktor yang mempengaruhi total biaya rawat inap.