Sebanyak 1424 item atau buku ditemukan

Cara Mudah Menulis dan Menejemahkan

Kelas 400 Rak 7 Baris 2

  • ISBN 13 : 979983970X
  • Judul : Cara Mudah Menulis dan Menejemahkan
  • Pengarang : Rachmat Effendi,  
  • Penerbit : Hapsa et Studia
  • Klasifikasi : 421
  • Call Number : 421 RAC c
  • Bahasa : Indonesia
  • Tahun : 2008
  • Ketersediaan :
    000502
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000501
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000500
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000499
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000498
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000497
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000496
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000495
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000494
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000493
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000492
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000491
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000490
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000489
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000488
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000487
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000486
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000485
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000484
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000483
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000482
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000481
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000480
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000479
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000478
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000477
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000476
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000475
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000474
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR
    000473
    Tersedia di PERPUSTAKAAN STTIF BOGOR

Perbandingan Efektifitas penggunaan sefotaksim dan seftriakson pada terapi demam tifoid anak di instalasi rawat inap RS Bhayangkara Setukpa Polri Sukabumi

No. 520 Demam tifoid merupakan penyakit infeksi dan endemis yang disebabkan oleh Salmonella Typhi yang erat hubungannya dengan kualitas dari higiene pribadi dan sanitasi. Di Indonesia penyakit ini bersifat Endemik dan merupakan masalah kesehatan masyarakat, Berdasarkan Riset Kementerian RI tahun 2013 prevelansi nasional adalah 1, 60 %,Untuk jawa barat prevelansi nasional 2,1 %. Pengobatan demam tifoid salah satunya dengan pemberian antibiotik.Seperti Seftriakson sefotaksim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan penggunaan efektivitas seftriakson dan sefotaksim terhadap lamanya perawatan pasien demam tifoid anak di RS Bhayangkara Setukpa Polri Sukabumi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif observasional. Sampel penelitian dilakukan dengan Purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 142. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan uji Mann Whitney. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama rawat inap pasien yang menggunakan Seftriakson adalah 3,65 hari ( 3 hari 16 jam) dan Sefotaksim 3,92 hari (3 hari 22 jam ). Efektivitas seftriakson dan seftaksim menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna dapat dilihat dari P>0.05 ( P=0,129).