Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Aktivitas ekstrak etanol 70% biji buah mahoni (Swietenia mahagoni Jacq) terhadap hiperurisemia pada tikus putih ( Rattus norvegicus)

No. 435 Biji buah mahoni (Swetenia mahagoni Jacq) adalah tanaman yang memiliki kandungan kimia flavonoid, alkaloid, tanin dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak biji buah mahoni dalam menurunkan kadar hiperurisemia pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Ekstrak biji buah mahoni dibuat dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Uji aktivitas dilakukan secara in vivo menggunakan 30 ekor tikus putih jantan dibagi 6 kelompok perlakuan, tiap perlakuan terdiri dari 5 ekor. Hewan uji dibuat hiperurisemia menggunakan induksi jus hati ayam dengan dosis 1,2mg/kg BB. Kelompok I sebagai konrol (-) diberika suspensi Na CMC 1%, kelompok II sebagai kontrol (+) diberikan suspensi allopurinol 1,8mg/kg BB, kelompok III, kelompok IV, kelompok V, dan kelompok VI diberikan ekstrak etanol 70% biji buah mahoni masing-masing dengan dosis 200mg/kg BB, 400mg/kg BB, 600mg/kg BB, dan 800mg/kg BB. Data penurunan hiperurisemia dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA, hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol 70% biji buah mahoni dengan dosis 800mg/kg BB, dapat menurunkan hiperurisemia sebesar 62,84% yang hampir sama dengan allupurinol sebesar 63,81%.