Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

ANALISIS HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS SENYAWA TURUNAN FLAVANOL SEBAGAI AGEN TERAPI DIABETES MELITUS KOMPREHENSIF SECARA IN SILICO

No: 328 Penyakit diabetes melitus (DM) tipe 2 yang tidak terkendali dapat menyebabkan komplikasi kardiovaskular, sehingga perlu dikembangkan terapi DM komprehensif. Senyawa turunan flavanol dariteh pu-erh (Camellia sinensis var. assamica)secara in vitro memiliki aktivitas untuk terapi DM komprehensif, diperlukan penelitian lebih lanjut agar diperoleh senyawa yang lebih potensial dengan mencari kandidat senyawa untuk dijadikan penuntun. Secara eksperimen pencarian tersebut membutuhkan waktu lama serta biaya yang relatif besar. Dalam penelitian ini dilakukan analisis HKSA (Hubungan Kuantitatif Struktur dan Aktivitas) pendekatan Hansch untuk mendapatkan model persamaan terbaik yang dapat menggambarkan aktivitas biologis secara kuantitatif dan menemukan kandidat senyawa potensial untuk terapi DM secara komprehensif yang kemudian dilanjutkan dengan analisis in silico untuk mengetahui bindingaffinity (kkal/mol). Diperoleh persamaan HKSA terbaik untuk antihiperglikemik (-LogIC50= 4,197 – 0,235 (Log P) + 0,832 (EH) – 4,932 (EL) + 0,021 (IH)) dan untuk antihiperlipidemik (-LogIC50= 2,139 - 0,201 (Log P) – 14,242 (EL) - 0,016 (IH)). Terdapat dua kandidat senyawa potensial yang diperoleh, yaitu senyawa A ((+)-katekin-3-O¬-galat) dan B ((-)-epigalokatekin-3-O¬-galat). Nilai IC50 prediksi antihiperglikemik senyawa A dan B berturut-turut adalah 30,2µM dan 20,7 µM sedangkan nilai IC50 prediksi antihiperlipidemik senyawa A dan B berturut-turut adalah 13,1µM dan 15,6 µM. Nilai binding affinitysenyawa A dan Bterhadap enzim maltase berturut-turut adalah -9,1 kkal/mol dan -9,0 kkal/mol sedangkan nilai binding affinitysenyawa A dan B terhadap enzim lipase berturut-turut adalah -9,6 kkal/mol dan -9,3 kkal/mol.