Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

IDENTIFIKASI SENYAWA DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKSTRAK A, B, DAN C DARI MIKROALGA Chlorella vulgaris

No: 362 Chlorella vulgaris adalah salah satu jenis mikroalga Chlorophyta yang mengandung berbagai senyawa penting seperti flavonoid, tanin, senyawa fenolik, terpenoid, klorofil dan karotenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa dan uji aktivitas antimikroba pada hasil ekstraksi bertingkat dari mikroalga Chlorella sp. Sample mikroalga yang diambil dari hasil kultivasi medium Jhonson pada fase logaritmik dan diekstraksi bertingkat (metode Naviner, 1999) dengan pelarut-pelarut diklorometan/air 1:1 (A), diklorometan dan NaOH yang dinetralisir dengan HCl (B), dan methanol/air 9:1 (C). Semua ekstrak dikeringkan di water bath suhu 50 0C. Senyawa masing-masing ekstrak diidentifikasi dengan Kromatografi Gas – Spektrometri Massa dan diuji aktivitas antimikrobanya terhadap bakteri S. aureus, E. coli, B. subtilis, dan C. albican dengan metode kertas cakram. Hasil identifikasi senyawa ekstrak menunjukkan ekstrak A didominasi oleh senyawa golongan alkana (Hexadecanoic 25% dan 9,12-octadecadienoic acid 27%) dan sedikit terpenoid (Neophytadiene 4%), extrak B juga didominasi senyawa alkana (Oleic acid 39% dan Hexadecanoic acid 20%), demikian pula ekstrak C didominasi macam-macam senyawa alkana (6-Octadecadienoic acid 20%, Hexadecanoic acid 16%, dan 9-Hexacosene 8%). Hasil uji antimikroba semua ekstrak menunjukkan aktivitas positip terhadap bakteri S. aureus, E. B. subtilis, dan C. albican, tetapi negatip terhadap E. coli. Ekstrak C mempunyai diameter daya hambat (3,2- 3,4 mm) yang lebih tinggi dari pada kontrol klorafenikol (1,0 – 3,1 mm), ekstrak B (1,8 – 2,4 mm) dan ekstrak C (1,3 – 1,4 mm). Jadi ekstrak C mempunyai aktifitas antimikroba yang tinggi terhadap bakteri S. aureus, E. B. subtilis, dan C. albican.