Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

KARAKTERISASI DAN UJI PENETRASI NIOSOM EKSTRAK AIR DAGING BUAH NAGA SUPER MERAH (Hylocereus costaricensis) DENGAN METODE SEL DIFUSI FRANZ

No: 391 Telah dilakukan penelitian sediaan nanoteknologi berupa niosom mengandung ekstrak air daging buah naga super merah (Hylocereus costaricensis) yang merupakan salah satu tanaman yang berpotensi untuk dikembangkan karena memiliki banyak kandungan metabolit sekunder diantaranya flavonoid yang bermanfaat sebagai antioksidan. Dibuat dalam bentuk niosom sebagai sistem penghantaran obat yang bertujuan untuk meningkatkan penetrasi zat aktif pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakterisasi antara formula niosom dan tanpa niosom (formula pembanding) pada pengukuran ukuran partikel (PSA), distribusi ukuran partikel (PDI), dan nilai zeta potensial. Formula niosom ekstrak air daging buah naga super merah (Hylocereus costaricensis) menggunakan metode sonikasi pada amplitudo 40 meter dengan waktu 30 menit, dan suhu <40oC. Kemudian dilakukan uji penetrasi dengan metode sel difusi franz pada kulit mencit. Hasil pengamatan menunjukkan ekstrak tersebut mengandung 5,5537% flavonoid equivalen kuersetin dengan ukuran partikel masing-masing formula yaitu 462,0 nm dan 1.250,3 nm, dari data PDI masing-masing formula berturut-turut yaitu 0,42 dan 0,54, serta data zeta potensial masing-masing formula berturut-turut yaitu -30,2mV dan -21,8mV. Hasil pengamatan difusi franz setelah 8 jam didapatkan persen flavonoid yang terpenetrasi pada niosom dan formula pembanding (tanpa niosom) per luas area difusi secara berturut-turut yaitu 16,327 µg/cm2 dan 11,328 µg/cm2. Serta fluks secara berturut-turut yaitu 2,040 µg/cm2.jam-1 dan 1,416 µg/cm2..jam-1. Dari hasil uji difusi secara in vitro menunjukkan bahwa formula niosom mempunyai daya penetrasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan formula pembanding.