Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

OPTIMASI PROSES PEMBERSIHAN EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) DALAM SEDIAAN SHAMPO SEBAGAI PEMBERSIH BIOFILM Staphylococcus aureus

No: 346 Biofilm merupakan kumpulan sel mikroorganisme yang melekat pada permukaan dan ditutupi oleh matriks berbahan polisakarida yang dikeluarkan oleh bakteri. S. aureus merupakan mikroorganisme patogen yang dapat membentuk biofilm. Daun Singkong (Manihot esculenta Crantz) merupakan tanaman yang berpotensi dan dapat dimanfaatkan sebagai pembersih biofilm. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji aktivitas antibiofilm ekstrak etanol daun singkong, serta mengetahui senyawa aktif yang terkandung didalamnya, dan memperoleh kondisi yang optimum, sehingga dapat diformulasikan dalam sediaan dalam bentuk shampo untuk membersihkan biofilm S. aureus. Ekstrak etanol daun singkong diperoleh dengan metode maserasi. Optimasi proses pembersihan biofilm S. aureus menggunakan metode Microtiter Plate Biofilm Assay dan menggunakan metode Response Surface analysis. Kondisi pembersihan optimum yaitu 94% oleh shampo ekstrak etanol daun singkong berada pada konsentrasi 2% waktu kontak 10 menit dan suhu pembersihan 30℃. Penelitiaan ini memberikan informasi yang berguna tentang shampo yang mengandung ekstrak etanol daun singkong yang dapat digunakan dalam pembersih biofilm S. aureus.