Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA KAROTENOID MIKROALGA HIJAU (Scenedesmus sp. Dan Nannochloropsis sp.) DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL BEBAS (DPPH dan ABTS)

No: 280 Pola hidup manusia yang tidak sehat dapat memicu penyakit yang berbahaya. Seperti kebiasaan mengkonsumsi junkfood, merokok, minum-minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang. Hal tersebut dapat menimbulkan radikal bebas. Salah satu cara menangkal radikal bebas adalah Karotenoid dapat diperoleh dari mikroalga Scenedesmus sp. dan Nannochloropsis sp. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi karotenoid yang dihasilkan dari mikroalga Scenedesmus sp. dan Nannochloropsis sp. sebagai antioksidan dengan metode peredaman radikal 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) dan 2,2-azinobis (3-etilbenzatiazolin)-6-sulfonat (ABTS). Pengambilan ekstrak karotenoid dengan mengkonsumsi antioksidan. Salah satu antioksidan yang berasal dari alam adalah karotenoid. dilakukan dengan menggunakan pelarut diklorometan. Hasil penilitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kedua mikroalga tersebut berpotensi dapat menangkal radikal bebas. Nannochloropsis sp. memiliki aktivitas antioksidan lebih besar yakni 160,9 μg/g untuk hasil DPPH, sementara hasil ABTS yakni sebesar 121,7 μg/g. Sementara Scenedesmus sp. memiliki aktivitas antioksidan dengan hasil DPPH sebesar 186,3 μg/g, dan hasil ABTS sebesar 156,3 μg/g. Berdasarkan hal tersebut, mikroalga Scenedesmus sp. dan Nannochloropsis sp. dapat digunakan sebagai alternatif antioksidan yang bersifat alami.