Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Toksisitas kombinasi ekstrak etanol 70% daun petai cina ( Leucaena leucocephala (Lam) de wit) dan kulit jengkol (Archidendron jiringan (jack) I. C. Nielsen) dengan metode Brine Shrimp Lethality Test

No. 436 Daun Petai cina dan kulit jengkol merupakan tumbuhan suku polongpolongan yang mengandung senyawa bahan alam seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid. Senyawa bahan alam tersebut diduga berpotensi sebagai antikanker. Uji toksisitas digunakan untuk mendeteksi potensi senyawa antikanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai toksisitas dari kombinasi ekstrak daun petai cina dan kulit jengkol. Kombinasi ekstrak etanol 7% daun petai cina dan kulit jengkol yang digunakan secara berturut-turut 1:1, 1:3, 1:5, 1:7, dan 1:9. Uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan hewan uji Artemia salina L. Parameter yang diukur adalah nilai lethal concentration (LC50). Nilai LC50 yang diperoleh dari kombinasi ekstrak daun petai cina dan kulit jengkol 1:1, 1:3, 1:5, 1:7 dan 1:9 secara berturut-turut sebesar 85.27, 30.41, 21.76, 14.06 & 1.358 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan semua kombinasi ekstrak daun petai cina dan kulit jengkol termasuk dalam kategori sangat toksik. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan semua kombinasi ekstrak daun petai cina dan kulit jengkol memberikan efek sangat toksik yang diduga berpotensi sebagai antikanker.