Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN OBAT KUMUR EKSTRAK ETANOL KULIT NANAS (Ananas comosus (L.) Merr.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus sanguinis

No: 396 Buah nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) merupakan salah satu buah yang populer dikonsumsi oleh masyarakat. Sejauh ini pemanfaatan buah nanas umumnya lebih kepada daging buahnya, sedangkan kulitnya hanya menjadi limbah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kulit nanas mengandung senyawa aktif flavonoid dan tanin yang mempunyai efek sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak kulit nanas menjadi bentuk sediaan obat kumur serta menguji aktivitas antibakterinya terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus sanguinis. Kulit nanas diekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram yang terdiri dari 3 kelompok perlakuan dengan masing-masing konsentrasi 30%, 40%, dan 50% dan 2 kelompok kontrol terdiri dari kontrol positif (chlorhexidine) dan kontrol negatif (akuades steril). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit nanas dan sediaan obat kumur memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus sanguinis pada semua konsentrasi. Aktivitas antibakteri terbesar dan termasuk kategori kuat pada ekstrak kulit nanas dan sediaan obat kumur didapatkan pada konsentrasi 50% dengan nilai rata-rata diameter zona bening berturut-turut sebesar 15,03 mm dan 12,51 mm. Hasil Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Duncan menunjukkan bahwa ekstrak kulit nanas dan sediaan obat kumur ekstrak kulit nanas memiliki perbedaan yang bermakna terhadap bakteri Streptococcus sanguinis. Berdasarkan hasil zona bening yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan aktivitas antibakteri ekstrak kulit nanas setelah dibuat sediaan obat kumur.