Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

UJI AKTIVITAS PENGHAMBATAN ANGIOTENSIN CONVERTING ENZYME OLEH EKSTRAK BERAS FERMENTASI Monascus purpureus TST

No: 126 Angkak merupakan hasil fermentasi beras oleh kapang Monascus purpureus. Angkak mengandung senyawa aktif yang merupakan hasil metabolisme sekunder dari kapang Monascus purpureus, salah satu senyawa tersebut adalah senyawa GABA (Gamma-aminobutyric acid), yaitu senyawa aktif yang bersifat hipotensif yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Oleh karena itu digunakan sebagai penghambat ACE (Angiotensin converting enzyme). Pengahmbatan ACE merupakan salah satu mekanisme antihipertensi yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak beras fermentasi Monascus purpureus TST sebagai penghasil senyawa antihipertensi melalui aktivitas penghambatan ACE. Pengukuran aktivitas penghambatan ACE dilakukan dengan menggunakan substrat enzim ACE yaitu substrat N-Hippuril-L-histidyl-L-leucine hydrate yang terhidrolisis menjadi N-hippuric acid dan L-histidyl-L-leucine yang diukur secara in vitro dengan menggunakan spektrofotometri. Sampel penghambat ACE yang diuji aktivitas penghambatannya terdiri atas GABA murni (gamma aminobutyric acid) sebagai kontrol positif, ekstrak TST yang diperoleh dari fermentasi beras dan kapang M. purpureus, dan campuran antara ekstrak TST dan GABA murni. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak TST dari hasil fermentasi beras dengan kapang Monascus purpureus dapat menghasilkan senyawa aktif GABA yang berpotensi sebagai penghambat ACE yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi sehingga dapat digunakan untuk terapi hipertensi. Dengan mempunyai_nilai aktivitas penghambat ACE sebesar 209.14%.