Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun bisbul (Diospyros discolor Willd) terhadap mencit putih jantan (Mus musculus) galur DDY (Deutch Democratic Yokohama)

No. 500 Inflamasi merupakan suatu respons protektif normal terhadap luka jaringan yang disebabkan oleh trauma fisik, zat kimia perusak atau zat-zat mikrobiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan dosis efektif dari ekstrak etanol daun bisbul (Diospyros discolor Willd) sebagai antiinflamasi. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Uji aktivitas antiinflamasi yang dilakukan dibagi dalam 5 kelompok perlakuan. Setiap kelompok terdiri dari 5 ekor mencit putih jantan (Mus musculus). Kelompok pertama (kontrol negatif) diberikan 0,5% suspensi Na-CMC; kelompok kedua (kontrol positif) diberikan natrium diklofenak 0,13 mg; sedangkan kelompok ketiga, keempat, dan kelima secara berturut-turut diberikan ekstrak etanol daun bisbul sebesar 0,5 gram/kgBB, 1 gram/kgBB dan 1,5 gram/kgBB. Masing-masing mencit kemudian diinduksi menggunakan karagenan secara intraplantar. Volume radang diukur dengan menggunakan alat pletismometer dilakukan selama 6 jam dengan interval waktu 60 menit. Hasil analisis data dengan uji ANOVA menunjukan bahwa kontrol negatif memiliki perbedaan yang signifikan dengan kelompok perlakuan lainnya. Sebagai kesimpulan, bahwa ketiga variasi dosis ekstrak etanol daun bisbul memiliki aktivitas antiinflamasi. Ekstrak dengan dosis uji 0,5 gram/KgBB memiliki persentase inhibisi tertinggi yaitu sebesar 77,78 % dibandingkan dengan dosis 1 gram/KgBB dan 1,5 gram/KgBB yang mempunyai persentase yang sama yaitu sebesar 66,67 %.