Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

potensi penurunan kadar koleterol total dari hasil fermentasi umbi garut oleh Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentum pada tikus putih (Rattus norvegicus)

No. 421 Hasil fermentasi dapat digunakan sebagai terapi hiperkolesterolemia. Salah satu bahan potensial untuk pembuatan hasil fermentasi yaitu Umbi garut (Maranta arundinacea L.) yang difermentasi menggunakan bakteri Lactobacillus plantarum, Lactobacillus fermentum dan campuran keduanya. Tujuan dalam penelitian ini untuk memperoleh hasil fermentasi umbi garut oleh bakteri Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentum yang optimal dan menentukan aktivitas penurunan kadar kolesterol total pada tikus putih (Rattus norvegicus). Formulasi pada fermentasi umbi garut menggunakan kultur Lactobacillus plantarum, Lactobacillus fermentum, dan campuran. Hasil fermentasi dievaluasi pH, total asam laktat, total bakteri asam laktat, dan organoleptik. Hasil fermentasi umbi garut diuji penurunan kadar kolesterol total secara in vivo. Fermentasi umbi garut oleh Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus fermentum dapat menurunkan kadar kolesterol total. Penurunan kadar kolesterol total tertinggi yaitu pada hasil fermentasi umbi garut oleh Lactobacillus fermentum 2% dengan nilai persentase penurunan 30,36%. Penurunan kadar kolesterol total pada hasil fermentasi umbi garut oleh Lactobacillus fermentum 2% lebih tinggi dan berbeda nyata (α<0,05) dengan aktivitas penurunan kadar kolesterol total oleh Lactobacillus plantarum dan campuran kedunya. Hasil fermentasi umbi garut oleh Lactobacillus fermentum 2% mempunyai nilai pH 3,88, total asam laktat 1,13% dan total bakteri asam laktat 1,6 x 1010 CFU/mL. Oleh sebab itu, hasil fermentasi umbi garut oleh Lactobacillus fermentum 2% berpotensi sebagai agen antihiperkolesterolemia.