Sebanyak 3 item atau buku ditemukan

evaluasi pengobatan hipertensi pada pasien Chronic kidney disease (CKD) rawat inap di RS. Rumah sehat terpadu dompet dhuafa periode januari-desember 2017

No. 428 Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang disertai Hipertensi, mengalami penurunan fungsi ginjal pada pasien, diperparah dengan peningkatan tekanan darah yang justru akan memperberat kerja ginjal. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui profil pengobatan hipertensi, kesesuaian dosis obat dan frekuensi pemberian obat hipertensi yang digunakan pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Rawat Inap di RS. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa Periode Januari – Desember 2017. Data yang diteliti sebanyak 63 pasien dengan usia 26-65 tahun. Dari data diperoleh hasil jenis kelamin yang terbanyak adalah laki-laki (52 %), usia terbanyak yaitu berusia 36-45 tahun (40%), dan stadium terbanyak adalah stadium 5 (89%). Berdasarkan gambaran pengobatan hipertensi pada CKD, yang paling banyak digunakan yaitu penggunaan kombinasi 3 obat (36,5%), yaitu kombinasi Golongan Angiotensi II Reseptor Bloker (ARB), Calcium Channel Bloker (CCB), dan α-2 Agonis. Pada evaluasi kesesuaian dosis didapatkan 99,45 % penggunaan obat sudah sesuai, sedangkan evaluasi kesesuaian frekuensi didapatkan 96,65 % sesuai berdasarkan The Renal Drug Handbook.