Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

UJI DAYA BERSIH EKSTRAK AIR DAUN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L) PADA PERMUKAAN STAINLESS STEEL DENGAN METODE CLEAN IN PLACE (CIP)

No: 190 Daun jarak pagar (Jatropha curcas L) mengandung metabolit sekunder yang mempunyai aktivitas antibakteri. Adanya senyawa-senyawa aktif dalam ekstrak daun jarak pagar dapat dimanfaatkan untuk membuat produk pembersih seperti sabun atau deterjen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak air daun jarak pagar sebagai pembersih alami terhadap pengotor organik dan mikroba. Pengujian ini dilakukan secara pembersihan permukaan dengan penerapan metode Clean In Place (CIP). Potensi daya bersih ekstrak air daun jarak pagar dikaji berdasarkan peluruhan pengotor organik dan mikroba di permukaan stainless steel. Persentase peluruhan bahan organik oleh ekstrak air daun jarak pagar dengan konsentrasi 10%, 15%, 20% berturut-turut sebesar 3,25%; 27,20%; dan 67,70%. Persentase peluruhan mikroba oleh ekstrak air daun jarak pagar dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20% berturut-turut sebesar 22,35%; 38,10%; dan 66,60%. Berdasarkan uji statistik ANOVA, aktivitas peluruhan pengotor organik dan mikroba dari permukaan stainless steel oleh ekstrak air daun jarak pagar 15% dan 20% memberikan pengaruh yang berbeda nyata dibandingkan dengan akuades, deterjen 2% dan ekstrak air 10%. Oleh karena itu, ekstrak air daun jarak pagar 15% dan 20% paling efektif dalam peluruhan bahan organik dan mikroba di permukaan stainless steel pada uji pencucian dengan metode CIP.