Sebanyak 2 item atau buku ditemukan

PENGARUH SUHU DAN STRAIN SEL INANG Escherichia coli TERHADAP EKSPRESI PROTEIN REKOMBINAN JTAT

No: 205 Escherichia coli adalah sel inang yang sering digunakan dalam ekspresi protein rekombinan. Penyakit jembrana pada sapi bali merupakan penyakit infksi, yang disebabkan oleh Virus Penyakit Jembrana. Hingga saat ini preventif dilakukan vaksinansi menggunakan crude vaccine (serum limfa sapi bali terinfeksi akut jembrana) yang ketersediaannya terbatas. Terobosan dengan teknik protein rekombinan, bahan vaksin dapat dikembangkan dengan pendekatan teknologi protein rekombinan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeterminasi pengaruh perlakuan perbedaan suhu kultur dan strain sel inang Escherichia coli yang berbeda terhadap produksi protein rekombinan JTAT. Kombinasi perlakuan dua suhu kultur (25º C dan 37º C) dan dua strain (E.coli NiCo dan E.coli BL21) disusun dalam 4 perlakuan (T1, T2, T3, dan T4) dengan rancangan acak lengkap, masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Proses ekspresi terdiri dari pemecahan sel, sentrifuge, pencucian, dan elusi. Karakterisasi dilakukan dengan SDS-PAGE. Sementara kuantifikasi protein dilakukan dengan spektrofotometer (GeneQuant). Data hasil ekspresi (karakterisasi, purifikasi, dan kuantifikasi protein) diolah dan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian dari keempat perlakuan (T1, T2, T3 dan T4) menunjukkan kemunculan ukuran pita protein JTAT-pET yang benar yaitu 11,8 kDa. Sementara hasil kuantifikasi secara berturut-turut adalah 0,239 µg/ml, 0,316 µg/ml, dan 0,414 µg/ml, masing-masing untuk T1, T2, T3, dan T4. Disimpulkan bahwa ekspresi protein rekombinan JTAT-pET yang baik dengan melihat ketebalan pita yaitu ekspresi melalui sel inang E.coli NiCo dengan suhu 25ºC. sedangkan untuk melihat hasil kuantifikasi protein rekombinan JTAT-pET yang baik yaitu ekspresi melalui sel inang E.coli NiCo pada suhu 25ºC maupun 37ºC.