Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI PELARUT DAUN WUNGU (Graptophyllum pictum (L.) Griff) SECARA IN VITRO MELALUI UJI INHIBISI ENZIM α-GLUKOSIDASE

No: 129 Graptophyllum pictum (L.) Griff yang dikenal dengan nama daun wungu adalah tanaman obat yang telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk diabetes melitus. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa ekstrak kasar etanol 70% daun wungu memiliki daya hambat terhadap enzim a- glukosidase yang paling tinggi dibandingkan dengan pelarut yang lain dan dapat mengekstraksi seluruh senyawa yang diharapkan. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian lanjutan yang bertujuan untuk menguji daya inhibisi ekstrak kasar etanol 70% daun wungu dan fraksi-fraksi pelarut dari ekstrak kasar tersebut terhadap aktivitas enzim a-glukosidase dan membandingkan aktivitasnya dengan akarbosa (glukobay) 1% sebagai kontrol positif serta melakukan uji fitokimia dari masing-masing fraksi pelarut. Ekstrak kasar etanol 70% difraksinasi dengan metode ekstraksi cair-cair dan diperoleh 3 fraksi, yaitu fraksi polar pertengahan, fraksi basa dan fraksi polar. Uji inhibisi terhadap aktivitas enzim a-glukosidase secara in vitro menunjukkan ekstrak kasar etanol 70%, fraksi polar pertengahan, fraksi basa dan fraksi polar semuanya menghambat aktivitas enzim a-glukosidase, berturut-turut sebesar 41.40%, 37.75%, 30.23% dan 12.71%. Namun aktivitas inhibisi. ekstrak kasar maupun fraksi-fraksi pelarut tersebut lebih rendah dibandingkan dengan aktivitas akarbosa 1% sebagai kontrol positif. Kandungan senyawa kimia pada fraksi polar pertengahan, fraksi basa dan fraksi polar adalah flavonoid, saponin dan steroid. Senyawa tanin terkandung dalam fraksi polar, namun fraksi tersebut tidak mengandung triterpenoid sedangkan alkaloid terdapat pada fraksi polar dan fraksi basa.