Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Aktivitas Antelmintik Ekstrak Biji Kedelai Kuning (Glyineb soja Siebold & Zucc) terhadap infeksi cacing gelang (Ascaridia sp) pada ayam kampung (Gallus gallus domesticus) secara in vitro

No. 405 Biji kedelai merupakan salah satu biji tumbuhan yang belum banyak dimanfaatkan sebagai alternatif pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antelmintik antara ekstrak kedelai kuning dan ekstrak kedelai hitam terhadap Ascaridia sp secara In Vitro. Metode fitokimia dilakukan untuk menguji keberadaan metabolit sekunder dalam ekstrak. Penelitian ini menggunakan 8 kelompok perlakuan yaitu NaCl 0,9%, piperazin sitrat 0,2% dan masing masing tiga kelompok untuk pemberian ekstrak kedelai kuning dan ekstrak kedelai hitam dengan konsentrasi 30%, 60%, 90%. Aktivitas antelmintik ekstrak kedelai hitam lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak kedelai kuning berdasarkan nilai Lethal Consentration 50 (LC50) dan Lethal Time 50 (LT50). Konsentrasi ekstrak kedelai kuning dan ekstrak kedelai hitam memiliki pengaruh terhadap kecepatan waktu kematian cacing. Peningkatan konsentrasi ekstrak kedelai kuning dan ekstrak kedelai hitam berbanding terbalik dengan waktu kematian cacing. Dari analisis Kruskal Wallis serta uji Mann Whitney diketahui bahwa masing masing perlakuan memiliki perbedaan yang signifikan.