Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

perbandingan efek samping obat anti tuberkulosis kombinasi dosis tetap (KDT) dan kombipak kategori I pada pasien TB paru di RSUD sekarwangi sukabumi

No. 425 Obat Anti Tuberulosis (OAT) kategori 1 yang digunakan di Indonesia terdiri dari dua jenis yaitu kombinasi dosis tetap dan kombipak. Masalah yang timbul dari penggunaan OAT tersebut diantaranya efek samping baik yang ringan maupun berat, serta keadaan yang memerlukan perhatian khusus seperti pasien yang mengalami Drug Induced Hepatitis (DIH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efek samping dan tingkat DIH yang terjadi pada pasien yang menggunakan OAT kombinasi dosis tetap dan kombipak. Penelitian ini bersifat retrospektif observasional dengan teknik sampling menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel 130 orang. Instrumen penelitian menggunakan data dari rekam medis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney pada tingkat kemaknaan 95% (P<0,05). Hasil penelitian pada perbandingan efek samping diperoleh hasil nilai P=0,220 dan Tingkat DIH diperoleh nilai P = 0,223. Kesimpulan tidak terdapat perbedaan efek samping dan tingkat DIH yang signifikan pada pengguna OAT Kombinasi Dosis Tetap dan Kombipak Kategori 1.