Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

PRODUKSI ENZIM L-ARABINOSA ISOMERASE WILD TYPE DAN MUTAN Q269K DARI Geobacillus stearotermophilus UNTUK MENGUBAH D-GALAKTOSA MENJADI D-TAGATOSA

No: 128 Tagatosa merupakan salah satu pemanis alternatif untuk menggantikanpemanis yang biasa dikonsumsi dengan kemanisan yang mirip dengan sukrosa, namun rendah kalori, dan memiliki efek glikemia yang sangat kecil dalam darah. Tagatosa di buat dengan cara mengkonversi dari galaktosa oleh enzim L- Arabinosa Isomerase (L-Al) yang diperoleh dari bakteri Geobacillus stearotermophilus. Pengembangan lain adalah modifikasi dari enzim L-AI dengan harapan diperoleh tagatosa lebih banyak dibandingkan dengan enzim L-Al murni. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan enzim L-AI Wild Type (murni) dengan L-AI modifikasi (Q269K) dari E.coli yang berasal dari Tanjung Api, Poso. Perbandingan ini didasarkan pada aktivitas enzim pada suhu dan pH optimum dari masing-masing enzim. Aktivitas enzim = diukur dengan menggunakan Spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 560 nm. Hasil dari L-AI Wild Type menunjukkan pH optimum 7 dan suhu optimum 50°C, sedangkan L-AI Q269K menunjukkan pH optimum 9 dan suhu optimum 90°C. Aktivitas enzim yang berdasarkan pada pH optimum dari L-Al Wild Type dan L-AI Q269K berturut-turut sebesar 277.778 U/ml dan 714.444 U/ml. Sedangkan aktivitas enzim yang berdasarkan pada suhu optimum dari L-Al Wild Type dan L-Al Q269K berturut-turut sebesar 236.667 U/ml dan 1312.222 U/ml. Hasil menunjukkan pada pH dan suhu optimum aktivitas enzim tertinggi yaitu enzim L- AI Q269K. Berdasarkan perhitungan aktivitas ketebalan pita dengan metode Bradford Wild Type dan mutan Q269K didapatkan konsentrasi protein sebesar 0.606 mg/ml.