Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

UJI SITOTOKSIK EKSTRAK AIR DAN ETANOL 96% BUAH BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)

No. 546 Buncis merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat dan dimanfaatkan sebagai obat hipolipidemia, hipoglikemia dan diuretik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol dan air buah buncis dan menentukan efek sitotoksik terhadap larva udang menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Buah buncis dimaserasi menggunakan etanol 96% dan diinfudasi sampai diperoleh ekstrak. Kemudian, diuji fitokimia dan dibuat deretan konsentrasi 50,100,200,400,800 dan 1000 ppm untuk diuji sitotoksik menggunakan metode BSLT. Hasil dari fitokimia menyatakan bahwa ekstrak etanol 96% mengandung alkaloid, tanin dan steroid, ekstrak air mengandung alkaloid, saponin dan tannin. Aktivitas sitotoksik dari ekstrak etanol 96% diperoleh nilai LC50 sebesar 81,28 ppm dan ektrak air dengan nilai LC50 139,31 ppm. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% dan air memiliki efek sitotoksik dengan kategori kuat.