Sebanyak 12 item atau buku ditemukan

AKTIVITAS EPS-A TERHADAP VIABILITAS KHAMIR Candida albicans DAN Candida tropicalis YANG DIPENGARUHI EGCG (Epigallocatechin-3-gallate)

No: 101 Candida spp. adalah jamur yang bersifat patogen, dapat menyebabkan infeksi yang di sebut kandidiasis. Penyakit infeksi pada manusia yang disebabkanoleh jamur Candida ssp masih relatif tinggi dan obat anti-jamur relatif lebihsedikit. Pusat Penelitan Biologi LIPI mempunyai banyak koleksi mikroba yangdiduga berpotensi memiliki daya anti-jamur terhadap Candida albicans dan Candida tropicalis, salah satunya adalah jamur Diaporthe sp. Eps-A merupakanfraksi senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan oleh Diaporthe sp. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui indikasi awal mekanisme kerja antifungi Eps-A melawan khamir Candida albicans dan Candida tropicalis melalui radikal bebas (stres oksidasi). Peran radikal bebas pada aktivitas antifungi dievaluasi dengan mengamati efek proteksi antioksidan EGCG terhadap viabilitas sel khamir Candida tropicalis dan Candida albicans yang diperlakukan dengan senyawa uji. Jika EGCG mampu melindungi sel dari kematian akibat senyawa uji, maka dapat disuga bahwa salah satu mekanisme toksisitas anti-jamur senyawa Ujimelalui stres oksidasi. Pengamatan viabilitas dilakukan dengan 2 cara yaitudengan metode “MTT assay” dan metode cawan sebar. Sebagai pembandingdigunakan senyawa antifungi nystatin. Dengan metoda “MTT assay”, kedua: senyawa (32 pg/ml) menurunkan viabilitas Candida albicans dan Candidatropicalis sencara nyata. Pada Candida albicans, EGCG (100 pg/ml) dapat meningkatkan viabilitas sel yang diperlakukan dengan Eps-A dengan konsentrasi 32 sampai 128 pg/ml atau nystatin dengan konsentrasi 32 pg/ml saja. Pada Candida tropicalis, EGCG dapat menaikkan viabilitas sel yang diperlakukan dengan kedua senyawa uji dengan konsentrasi 32 sampai 256 pg/ml. Pada penelitian ini, viabilitas sel khamir tidak bisa diamati dengan metoda cawan sebar, Data ini menunjukkan bahwa fraksi Eps-A maupun senyawa nystatin diduga dapat bersifat anti jamur melalui induksi stres oksidasi pada sel khamir.