Sebanyak 10 item atau buku ditemukan

UJI TOKSISITAS DAN ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK AIR DAN ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L)

No: 114 Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional, yang digunakan sebagai komponen utama dalam produk jamu dan bahan suplemen lainnya. Diketahui memiliki bahan-bahan aktif yang mempunyai efek sebagai antibakteri. Selama ini kebanyakan dari masyarakat menikmati rasa dari daging buahnya, tanpa mereka sadari bahwa kulit buah manggis juga mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi potensi antibakteri ekstrak kulit buah manggis terhadap bakteri serta menguji tingkat toksisitasnya. Kandungan senyawa yang terdapat pada kulit buah manggis diekstraksi menggunakan pelarut air dan etanol. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol dan ekstrak air memiliki aktivitas penghambatan terhadap bakteri Micrococcus luteus, Bacillus subtillis, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, kecuali Escherichia coli dibandingkan dengan aktivitas penghambatan kloramfenikol yang kuat. Hasil uji toksisitas menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan air memiliki tingkat toksisitas sedang terhadap larva udang Artemia salina Leach dengan nilai LCso (Lethal Concentration) masing-masing sebesar 13,489 ppm dan 35,48] ppm. Sementara hasil uji fitokimia dengan menggunakan reagen. dan kromatografi lapis tipis menunjukkan bahwa ekstrak etanol mengandung komponen senyawa alkaloid, flavonoid dan tanin sedangkan ekstrak air mengandung komponen senyawa alkaloid, saponin dan tanin.