Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN FAKTOR PELINDUNG SURYA DARI PARTISI PELARUT EKSTRAK KULIT BUAH PISANG AMBON PUTIH (Musa acuminata AAA)

No: 392 Polusi udara dan sinar ultraviolet merupakan radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit degeneratif dan dermatoheliosis. Kulit pisang ambon putih memiliki kandungan senyawa flavonoid sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antioksidan dan faktor pelindung surya dari partisi pelarut ekstrak kulit pisang ambon putih (Musa acuminata AAA) menggunakan pelarut air dan etil asetat. Ekstrak etanol kulit pisang ambon putih dipartisi dengan pelarut air, dan etil asetat dibuat dalam beberapa konsentrasi. Penentuan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, penentuan nilai faktor pelindung surya dengan metode spektrofotometri. Hasil aktivitas antioksidan menunjukan ekstrak etanol memiliki nilai IC50 yaitu 121,34 μg/mL, diikuti dengan fraksi air 136,40 μg/mL dan fraksi etil asetat 159,88 μg/mL. Hasil penentuan nilai faktor pelindung surya ekstrak etanol, fraksi air, fraksi eti asetat secara berturutturut sebesar 11,579; 3,572; 2,018. Aktivitas antioksidan ketiga ekstrak masuk dalam kategori sedang dan nilai faktor pelindung surya tertinggi terdapat pada ekstrak etanol.