Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH NANGKA (Artocapus heterophyllus Lamk.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus dan Escherichia coli

No.550 Kulit buah nangka mengandung senyawa aktif flavonoid, tanin, dan saponin yang mempunyai efek sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan senyawa aktif dan menentukan aktivitas antibakterinya terhadap pertumbuhan bakteri gram positif Staphylococcus aureus dan bakteri gram negatif Escherichia coli. Kulit buah nangka diekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram yang terdiri dari 3 kelompok perlakuan dengan masing-masing konsentrasi 10%, 20%, dan 30% serta 2 kelompok kontrol terdiri dari kontrol positif (chloramphenicol base) dan kontrol negatif (DMSO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah nangka memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Aktivitas antibakteri terbesar dan termasuk kategori kuat pada ekstrak kulit buah nangka didapatkan pada konsentrasi 30% dengan nilai rata-rata diameter zona bening sebesar 10,76 mm pada bakteri Staphylococcus aureus dan 7,13 mm pada bakteri Escherichia coli. Hasil Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Duncan menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah nangka memiliki perbedaan yang bermakna pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Berdasarkan hasil zona bening yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pada bakteri Staphylococcus aureus ekstrak kulit buah nangka memiliki aktivitas lebih tinggi dibandingkan pada bakteri Escherichia coli.