Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Gambaran Penggunaan antibiotik secara kualitatif dan kuantitatif pada pasien bedah sesar di RS salak Bogor

No. 528 Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting, khususnya di negara berkembang. Salah satu obat andalan untuk mengatasi masalah tersebut adalah antibotik. Intensitas penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan berbagai permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama resistensi bakteri terhadap antibotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien, gambaran penggunaan antibiotik dan ketepatan penggunaan antibiotik secara kualitatif dan kuantitatif pada pasien bedah sesar di Rumah Sakit Salak Bogor. Penelitian dilakukan secara retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien bedah sesar periode Juli-Desember 2018. Profil pasien bedah sesar di Rumah Sakit salak periode Juli-Desember 2018 berdasarkan karakteristik umur, data terbanyak kategori remaja akhir (17-25 tahun) dan dewasa awal (26-35 tahun) masing-masing 40%. Indikasi medis terbanyak ketuban pecah dini (KPD) 17,5% dan lamanya perawatan terbanyak 3-4 hari sebesar 91,25%. Penggunaan antibiotik terbanyak adalah seftriakson (93,75%). Hasil evaluasi secara kualitatif dengan metode Gyssens, jumlah peresepan yang masuk kategori 0 (penggunaan antibiotik tepat) sebesar 0%. Hasil evaluasi secara kuantitatif diperoleh data kuantitas antibiotik terbesar adalah seftriakson dengan total 53,07 DDD/100 patient days.