Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SENYAWA FENOL DARI Spirulina platensis DAN Lyngbya sp DALAM SEL DARAH MERAH DOMBA YANG DIBERI STRES OKSIDATIF

No: 400 Pola hidup masyarakat yang tidak sehat seperti polusi dapat meningkatkan terbentuknya radikal bebas didalam tubuh, maka diperlukan antioksidan alami salah satunya senyawa fenol. Spirulina platensis dan Lyngbya sp memiliki kandungan senyawa fenol sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan menentukan kadar fenol di dalam mikroalga Spirulina platensis dan Lyngbya sp dan Menentukan aktivitas antioksidan senyawa fenol pada sel darah merah domba yang diberi stres oksidatif oleh tert-butil hidroperoksida (t-BHP) dengan pengukuran kadar malondialdehid (MDA) dan aktivitas superoksida dismutase (SOD). Pengujian kadar total fenol menggunakan metode folin-ciocalteu dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode penentuan kadar MDA dan SOD. Kadar fenol dari Spirulina platensis dan Lyngbya sp berturut-turut sebesar 1,1526 ± 0,117 dan 1,0698 ± 0,082 mg GAE/g. Kadar malondialdehid dari Spirulina platensis dan Lyngbya sp dapat menurunkan kadar malondialdehid pada konsentrasi (12µg/mL) dengan kadar MDA 4,4777 ± 0,022 dan 4,0611 ± 0,031 nmol/mL semakin tinggi konsentrasi yang digunakan semakin rendah kadar MDA yang terbentuk. Aktivitas SOD dari Spirulina platensis dan Lyngbya sp dapat meningkatkan Aktivitas SOD pada konsentrasi (12µg/mL) dengan nilai 64,27±0,160 dan 42,85±0,202 Unit/mL semakin tinggi konsentrasi yang digunakan semakin tinggi pula aktivitas SOD. Kadar malondialdehid menunjukan bahwa pada konsentarsi (12µg/mL) pada Spirulina platensis dan Lyngbya sp dapat menghambat terbentuknya malondialdehid dan pada aktivitas superoksida dismutase menunjukan bahwa pada konsentrasi (12µg/mL) pada Spirulina platensis dan Lyngbya sp dapat menghambat autooksidasi epineprin adenokrom.