Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Uji aktifitas antibakteri ekstrak etanol biji srikaya (Annona squamosa L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherchia coli dengan metode difusi cakram

No. 404 Penyakit infeksi atau penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri merupakan penyakit yang banyak ditemukan di masyarakat, Bakteri penyebab infeksi diantaranya adalah Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Staphylococcus aureus tergolong bakteri Gram positif, sedangkan Escherichia coli tergolong bakteri Gram negatif. Ekstrak etanol biji srikaya pada penelitian sebelumnya memiliki khasiat antibakteri terhadap bakteri Shigella dysenteriae. Penelitian dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% biji srikaya terhadap bakteri Staphylococcus aureus (Gram positif) dan Escherichia coli (Gram negatif). Ekstrak etanol 70% biji srikaya dibuat dengan cara maserasi, dipekatkan dengan rotary evaporator, kemudian hasil ekstraksi dilakukan uji fitokimia. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan tiga konsentrasi ekstrak 25%, 35% dan 45%. Hasil uji fitokimia ekstrak etanol 70% biji srikaya mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin. Diameter zona hambat aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% dengan konsentrasi 25%, 35% dan 45% serta kontrol positif kloramfenikol 0,1% berturutturut sebesar 0 mm, 6,84 mm 8,25 mm dan 12,64 mm terhadap bakteri Escherichia coli. Sedangkan terhadap bakteri Staphylococcus aureus diameter zona hambatnya berturut-turut sebesar 0 mm, 6,16 mm dan 7,37 mm dan 10,69 mm. Hasil uji Anova Two Way yang dilanjutkan dengan uji Duncan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (berpengaruh nyata) antar perlakuan dengan nilai α lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% biji srikaya yang memiliki aktivitas antibakteri yang terbesar terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli adalah pada konsentrasi 45%.