Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

Hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pelanggan di apotek kimia farma No. 50 Bogor

No. 445 Apotek sebagai salah satu sarana pelayanan kefarmasian dan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan maka fungsi pelayanan dalam apotek secara bertahap perlu terus ditingkatkan. Pelayanan yang bermutu haruslah berorientasi pada tercapainya kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan salah satunya diduga dipengaruhi oleh waktu tunggu pelayanan. Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang sering menimbulkan keluhan pasien dibeberapa apotek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pelanggan, gambaran waktu tunggu pelayanan resep dan hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan desain deskritif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan dilakukan secara prospektif dengan jumlah responden sebanyak 89 responden. Data yang didapati dianalisis secara univariat dan bivariat Uji analisis dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil penelitian berdasarkan sosiodemografi pelanggan pengunjung apotek didominasi oleh perempuan sebanyak 59,6% dengan rentang umur terbanyak 26-35 sebanyak 30,3%, tingkat pendidikan terbanyak adalah S1/S2 sebanyak 32,6% dan pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga sebanyak 31,5%. Waktu tunggu pelayanan resep <30 menit (71,9%) dan kepuasan pasien kategori puas (38,2%) dan kategori tidak puas (61,8%). Uji chi-square p value sebesar 0,007 < 0,05 sehingga terdapat hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep dengan kepuasan pelanggan di Apotek Kimia Farma no 50 Bogor.