Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

isolasi, uji aktivitas antibakteri dan atioksidan dari senyawa a bioaktif ekstrak daun sitahe (Leuconotis eugenifolia (Wall. Ex G. Don) A. DC)

No. 418 Infeksi adalah masuknya bakteri ke dalam tubuh yang menyebabkan penyakit. Radikal bebas yang diproduksi oleh metabolisme tubuh dan dari luar dapat menyebabkan penyakit degeneratif. Antibiotik diperlukan untuk mengatasi penyakit infeksi, sementara pencegahan penyakit degeneratif karena radikal bebas diperlukan antioksidan. Salah satu sumber antibakteri dan antioksidan adalah tanaman obat. Tanaman Sitahe (Leuconotis eugenifolia) telah digunakan untuk obat tradisional termasuk obat-obatan untuk infeksi kulit dan menyegarkan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah khasiat ekstrak daun sitahe, dan mengisolasi senyawa bioaktifnya. Ekstrak yang diuji dalam penelitian ini adalah ekstrak n-heksana, diklorometana, etil asetat, metanol dan air. Dalam penelitian ini, skrining fitokimia ekstrak juga dilakukan. Isolasi dan pemurnian ekstrak etil asetat daun Sitahe dilakukan menggunakan kromatografi kolom. Fraksi dan senyawa murni diuji untuk aktivitas antioksidan dan antibakteri. Kandungan fenolik dan flavonoid total ekstrak ditentukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Aktivitas antioksidan diukur dengan menentukan IC50 dan Indeks Aktivitas Antioksidan (AAI). Aktivitas antibakteri ditentukan dengan mengukur nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). Hasil penelitian menunjukkan total nilai fenolik tertinggi dalam ekstrak etil asetat (259,0416 mg GAE / g ekstrak), dan nilai total tertinggi flavonoid adalah ekstrak diklorometana (84,6575 mg QE / g ekstrak). Ekstrak etil asetat dari daun Sitahe memiliki kategori sedang sebagai antibakteri terhadap bakteri S. aureus, dan lemah terhadap E.coli. sedangkan aktivitas antibakteri ekstrak diklorometana relatif lemah terhadap S.aureus, dan sedang terhadap E.coli. Aktivitas antioksidan dari ekstrak etil asetat, metanol dan air dari daun Sitahe memiliki potensi sangat kuat meredam radikal bebas DPPH dengan nilai IC50 5,25-11,46 μg / mL (nilai AAI> 2).