Sebanyak 1 item atau buku ditemukan

UJI AKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus

No: 118 Telah dilakukan uji aktivitas ekstrak bawang putih (A//ium sativum) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak serbuk bawang putih, serbuk bawang putih komersial dan bawang putih segar yang dimaserasi dengan pelarut etanol 70% dan air. Kontrol positif yang digunakan yaitu amoksisilin. Semua ekstrak dianalisis menggunakan GC-MS dan hasil analisis dengan kadar allicin dan senyawa turunannya yang dominan dilanjutkan pada pengujian penentuan kadar hambat minimum dan diameter daerah hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih segar dengan pelarut etanol 70% memiliki kadar allicin dan senyawa turunannya paling banyak. Ekstrak tersebut memiliki kadar hambat minimum pada konsentrasi 35% untuk bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus sedangkan untuk amoksisilin pada konsentrasi 0,05%. Ekstrak bawang putih segar pelarut etanol 70% memiliki aktivitas hambatan pada bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus berturut-turut sebesar 4085,3 mm?/ml dan 3938,08 mm’/ml yang berbeda nyata dengan amoksisilin.